
Membangun sebuah ekosistem kewirausahaan tidak bisa dilakukan dalam semalam. Diperlukan visi, keberanian, jejaring yang kuat, serta kemampuan untuk menghubungkan banyak kepentingan menjadi satu misi yang konkret.
Itulah yang dilakukan Rivani selama menjabat sebagai Direktur Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan Universitas Padjadjaran (sebelumnya dikenal sebagai Oorange) pada periode 2021–2024. Di bawah kepemimpinannya, unit ini berkembang menjadi salah satu inkubator universitas paling aktif, produktif, dan diakui secara nasional.
Unit Usaha Mandiri, Diakui Secara Nasional
Beroperasi langsung di bawah Rektorat Unpad, inkubator ini dirancang sebagai unit usaha strategis yang tidak hanya berdampak sosial tetapi juga mandiri secara finansial. Dalam waktu tiga tahun, unit ini mencatatkan pendapatan lebih dari Rp18 miliar, sekaligus memperoleh sertifikasi tertinggi “A/Unggul” dari Kementerian Koperasi dan UKM RI—pengakuan resmi atas kualitas sistem, proses, dan kinerjanya.
Program yang Menjangkau Ribuan Pelaku Usaha
Selama masa kepemimpinan Rivani, lebih dari 1.800 UMKM dan startup dibina dan didampingi—baik dari kalangan internal kampus maupun eksternal. Banyak di antaranya berhasil menembus kompetisi kewirausahaan nasional atau bahkan meningkatkan omzet hingga 600%.
Program ini dijalankan secara sistematis dengan dukungan lebih dari 50 mentor profesional, serta kolaborasi strategis bersama lebih dari 150 mitra, mulai dari kementerian, BUMN, perusahaan swasta nasional, hingga lembaga internasional.
Dampak Nyata untuk Mahasiswa dan Dosen
Komitmen Rivani dalam pengembangan kewirausahaan tidak hanya menyasar pelaku bisnis eksternal, tetapi juga diarahkan untuk memberdayakan ekosistem akademik kampus. Selama periode kepemimpinannya, lebih dari 700 mahasiswa dan 50 dosen terlibat dalam aktivitas pembelajaran, pengajaran, riset, magang, hingga pengembangan bisnis dan jaringan internasional—menjadikan inkubator ini sebagai salah satu ruang belajar paling kontekstual dan aplikatif di Unpad.
Membangun Unit Bisnis Nyata, Dikelola Mahasiswa
Rivani juga menggagas dan membangun tiga unit bisnis aktif: OoRange Digital, OoRange Store, dan OoRange Cafe. Ketiganya dikelola mayoritas oleh mahasiswa, sebagai wahana pembelajaran riil yang efektif, menghasilkan omzet bulanan hingga puluhan juta rupiah dan sekaligus menjadi laboratorium kewirausahaan yang hidup.
Mewakili Unpad di Tingkat Nasional: Program Wirausaha Merdeka 2023
Tahun 2023 menjadi salah satu tonggak penting lainnya. Rivani dipercaya sebagai Ketua Pengelola Program Wirausaha Merdeka Kampus Merdeka (WMK)—program nasional dari Kemendikbud RI yang bertujuan menanamkan semangat kewirausahaan bagi mahasiswa lintas kampus.
Di bawah kepemimpinannya, Unpad berhasil menjadi kampus dengan peserta internal terbanyak di seluruh Indonesia, dengan lebih dari 400 mahasiswa peserta dari berbagai universitas di Indonesia. Atas keberhasilan ini, Unpad meraih penghargaan resmi dari Kemendikbud RI, sebuah pencapaian yang menunjukkan kapasitas eksekusi dan mobilisasi yang luar biasa.
Kontribusi Finansial dan Infrastruktur
Tak hanya berdampak secara program, Rivani juga mencatatkan kontribusi nyata dalam hal infrastruktur dan keuangan. Ia memimpin proses renovasi kantor inkubator secara mandiri, serta menyisihkan sebagian pendapatan untuk berkontribusi pada Dana Abadi Unpad sebesar Rp100 juta—menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap keberlanjutan pendidikan di universitas.
Melangkah ke Depan, Meninggalkan Dampak yang Hidup
Di akhir masa tugasnya pada tahun 2024, Rivani menutup bab kepemimpinannya dalam ekosistem inkubasi kampus. Meskipun kini unit tersebut tidak lagi menggunakan nama “Oorange,” namun program, dampak, dan jaringan yang pernah ia bangun masih terus memberikan manfaat bagi civitas akademika dan pelaku usaha.
Ia melangkah ke babak baru dalam perjalanan profesionalnya—dengan misi yang tetap sama: membangun ruang-ruang baru untuk wirausaha bertumbuh, menjembatani pengetahuan dan praktik, serta menciptakan dampak yang nyata dan berkelanjutan di dunia kewirausahaan Indonesia.